Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2023

Review : Ferris Wheel at Night - Minato Kanae

Gambar
 Ferris Wheel at Night - Minato Kanae Bukit Hibari, komplek perumahan elite yang tampak mewah dan anggun dari luar. Tetapi malam itu terjadi pembunuhan pada keluarga dokter. Dan istrinya yang cantik menjadi tersangka. Seperti biasa Kanae Sensei menceritakan cerita ini melalui POV tokoh yang berbeda-beda.   Adalah keluarga Endo, punya anak perempuan SMP, Ayaka, yang seringkali tantrum. Saat itu terjadi maka teriakan histerisnya terdengar sepenjuru tetangga mereka. Endo Mayu, ibu Ayaka punya impian sebuah rumah, merasa sangat senang bisa membangun di perumahan elite, tapi itu harus dibayar dengan tingkah laku Ayaka yang berubah suka histeris. Ayaka melakukannya sebagai perlindungan  pada dirinya yang mengalami syndrom tanah miring. Ayaka benci sekali punya rumah di Bukit Hibari, harus naik tanjakan. Dan teman-temannya turut mengejek, menyebut rumahnya paling kecil di Bukit Hibari.  Lalu keluarga Satoko, ibu-ibu yang telah tua. Kaya raya dan suka kerajinan tanga...

Cerpen Menunggu Rindu

Gambar
  “Nah, sudah selesai.” Perempuan berambut putih itu menatap wajahnya dalam cermin lemari tuanya. Rambut putihnya telah disanggul rapi. Lalu dia memandang lelaki tua yang berdiri di belakangnya yang juga memandangnya sambil mengemas senyum bibir keriputnya. “Siapa kau? Kenapa kau di sini?” tanyanya bingung. Aba Juari namanya, mengusap kepala istrinya perlahan. Perempuan itu merasa sebuah ketenangan. Semilir angin sejuk menelusup dari terali kayu jendela rumah panggungnya. “Oh. Indu. Indu sudah mengirim surat?” tanyanya tiba-tiba. Indu adalah putri bungsu mereka berdua. Lelaki tua itu beranjak ke sudut kamar, meraih sebuah kotak kayu. Membukanya, mengambil satu helai kertas lusuh yang terlipat. “Apa kabar, Umak [1] dan Aba. Semoga selalu sehat. Rindu di sini sehat-sehat saja, Umak, Aba. Rindu sibuk sekali menyelesaikan tugas-tugas kuliah. Hingga jarang bisa menulis surat.”   “Bandung, delapan Januari ...” Lelaki itu berhenti sejenak ketika akan menyebut tahun. ...

Puisi-Puisi Event

Gambar
  Mimpi-Mimpi Tak Penting Dari Burung Kecil Oleh: Dimarifa Dy   ini mimpi-mimpi tak penting dari burung kecil jalan perdu, belantara dan rumah pipit terhadap pohon, aku sering lupa pulang angin musim memanggil-manggil dari kejauhan ketika menoleh, kau sudah tak ada!   ini mimpi-mimpi tak penting dari burung kecil puisi tua, mata air dan huma pipit terhadap tanah, aku sering lupa aroma hujan berdansa pagi dengan banyak kegembiraan kugapai tanganmu, nyanyiku berguguran.   kusesapkan puisi menjadimu. Kau yang menjadi fiksi! kuharap tidak lupa mencintamu dan kau (tidak) meruntuhkan sayapku!   Lubuklinggau, September 2023 (Pemenang 1 Event Putiba di SIP Publishing)   Anak Kecil Yang Tak Bisa Memilih Ingatannya Oleh: Dimarifa Dy   anak kecil yang tak bisa memilih ingatannya pasir-pasir dalam saku baju setiap pagi menggambar lorong-lorong labirin sekarat, jeruji berkarat   seorang anak dengan tinta ...

Review: Anna

Gambar
  Lee Yumi, gadis yang ceria sebenarnya, cerdas dan cantik. Sedikit pencari perhatian dan punya harga diri tinggi. Waktu kecil, ada seorang wanita asing yang sering menemaninya, mengajarkan tentang face poker. Jangan beritahu orang bahwa kamu berbohong.  Yumi terpaksa pindah lebih awal ke Seoul karena diketahui berkencan dengan seorang guru. Hal ini merubah dirinya menjadi pendiam. Gagal masuk universitas yang dia inginkan membuatnya berbohong pada orangtuanya. Tanpa sadar Yumi mengidap sindrom ripley. Di Seoul Yumi kerja pada orang kaya. Punya putri seumuran dengannya yang kerjanya hanya bersenang-senang, lulusan dari universitas Yale, Hyunjo. Nama Amerika-nya Lee Anna. Beberapa tahun kemudian, Yumi lari dari rumah itu karena kesal. Kemudian dia mulai melamar pada yayasan yg cukup bagus dengan sertifikat milik Hyunjo dan mengubah namanya menjadi Lee Anna.  Yumi berusaha keras, dia belajar setiap malam, hingga membuatnya menjadi dosen yang yang dikagumi. ...