Postingan

Badut & Lainnya (dimuat di Nusa Bali)

Gambar
  Suatu Hari, Musim yang Hangat Suatu hari, musim yang hangat jiwa-jiwa yang bernyanyi mencari pasangannya hati yang sepi tak punya kekasih kalaupun ada yang bisa membuatku pulang itu adalah -kau!   Hujan Pagi Hari hujan pagi hari secangkir teh dan harum pisang goreng baru saja diangkat dari wajan dalam sarapan yang canggung aku sering merasa senang ibu tak jadi berangkat pagi-pagi   Puding aku mendengarmu sambil membuat puding membayangkan coklat pada suaramu sedikit maizena pada ekspresimu pada bualan dan cerita klisemu kugigit habis sampai tak bersisa   Desert kapan-kapan datanglah sebentar kita memakan cokelat yang kau tawarkan aku sungkan terlalu besar kepala menjadikannya desert yang tak pernah bisa aku makan   Menunggu aku lihat wajah yang menunggu ia buka jendela lebar-lebar  mengundang segala udara yang jauh ia terus menunggu orang yang tidak akan datang lagi   Badu...

Hutan Bambu (dimuat di Ketik-Ketik. Com 16-05-2026)

Gambar
Hutan Bambu aku suka ibu mengomel seperti hutan bambu seberang sungai tempat hantu menyeret-nyeret kakinya ibu menyeret kegelapan yang mengkhawatirkan   kuambil semua cerita kekhawatiranmu, ibu marilah tidak lagi berkata apa-apa tentang kayangan atau sejenisnya sampai jalan-jalan itu terbuka sampai hutan-hutan berkata   aku lupa apakah kita pernah berjalan berdampingan bila tiba musim yang hangat apa pun, yang kau mau tertawa?   kuambil rindu zaman dulu tanah mana aku boleh rebah? kembali dalam jurang-jurang rahim yang gelap atau hangat apa kita orang asing, ibu?   aku tak perduli lagi pada hal lainnya memikirkan apa yang telah aku lewatkan sebab kesedihan yang tidak diingat olehku itu tidak ada yang mau menanggungnya 2024   Saudade dulu masih sekolah lagu kasidah suaranya kecil-kecil suaranya setiap subuh ibumu bernyanyi riang sambil memanaskan air teh dan harum kue cucur   dari mimpi yang masih setengah kau bergegas bangun sambil mengingat-ingat peer kema...

Pentas (Dimuat di Suara Merdeka 03-05-2025)

Gambar
Pentas legenda urban tidak populer dua puluh jengkal mereka telah lupa tiga puluh berikutnya, itu sudah tidak ada ini benar kemudian mencemooh ini tidak betul, kau bertepuk tangan masabodoh tubuhmu memar-memar tidak ada yang kasihan tidak ada teman baik tidak ada pentas yang benar-benar mencintaimu   Lebih Lama aku ingin hidup lebih lama aku bisa saja pura-pura tidak mendengar suara berisik dari selokan aku beri tahu warna kesukaanku tetapi kau tidak ada aku tak punya banyak bayangan karena kau memang tidak ada   Komidi Putar bapak tidak pernah mengizinkan kami naik komidi putar katanya itu hanya untuk bermata bening kami pengumpul batu-batu kami tidak mengenal segala yang menarik selain mengumpulkan batu-batu   Daffodil kenapa kau tidak hidup lebih lama bumi dan penciptaannya lihatlah keanggunan kami menyihir menanggungnya dalam rahimku lahirkan bunga-bunga daffodil kau akan tanya dia secantik apa   Resonansi kabut beresonansi busuk wajah-wajah ruang tunggu segala h...

Makan Siang (Dimuat di Riau Satra 26-04-2026)

Gambar
  Makan Siang ada anak kecil dalam salah satu ruangan menghabiskan semangkuk bubur pagi hari ketika ia tidak juga bangun sebelum headline penuh sayap bergelimpangan dari barat sampai timur lalu barat lagi tuanku melewatkan acara makan siang hari ini dengan kepala yang suka melupakan beberapa hal!

Buku yang Aku Pinjam (Dimuat di Kompas 18-4-2026)

Gambar
Buku yang Aku Pinjam Buku yang aku pinjam hari ini Aku sudah pernah membacanya bertahun-tahun lalu Tentang gadis yang pipinya kemerah-merahan Ia mati setelah makan kue lemang Mirip cerita putri salju dan apel penyihir Sayangnya gadis manis dalam buku ini, ia tak bisa hidup lagi   Entah kenapa aku ingin membacanya lagi Mungkin aku punya harapan, gadis itu tidak benar-benar mati Aku tidak mau kesepian oleh sebab itu   Aku pergi ke kafe itu untuk mendengar suara-suara. Terlalu bingar. Mereka menggerutu gosip dari tempat kerja Udara yang panas atau jenasah yang menguap Satu meter di depan kami pelanggan baru masuk memarahi pegawai kafe yang tak becus meracik kopi   Aku diam-diam meringis Aku tidak tahu apa yang tak lazim dari kopi seharga buku klasik ini! 2026   Angin yang Ganjil alangkah hebatnya angin ini, Tuhanku melihat waktu dan penasaran seperti apa warna kematian itu? dan aku memimpikan kematian seperti dunia tidak pernah berjalan ia berpergian melalui jendela ak...

Puzzle (Dimuat di Riau Sastra 02-04-2026)

Gambar
  Puzzle (Dimuat di Riau Sastra, 02 April 2026) tak perlu kau mencari huruf apa yang hilang melafal angka-angka demikian berjalan lurus ke depan seperti ingatan puzzle diurutkan secara diagonal bacalah hati-hati sebab kau tak tahu kapan angin ribut berebut mengaburkan kemungkinan- kemungkinan 2025

Margerete dan Puisi Lainnya (Dimuat di Langgam Pustaka)

Gambar
Margarete (Dimuat di Langgam Pustaka) 1 apakah hanya Margarete yang menyedihkan gadis kecil tersenyum di hadapannya madeleine itu sungguh tak berguna   orang-orang merayakan kehidupan apa pun yang kau suka suara jangkrik atau sinar bulan mereka lupakan perjanjian kelahiran   2 dipunggungnya kini dituliskan sebuah kisah sisa-sisa yang tak bisa diperbaiki bereuforia aroma remajanya tanpa perhitungan   seperti diceritakan seorang pemimpi yang menyimpan mimpi-mimpinya Tuhan, Tuhan, ia memanggil di manakah Engkau aku bicara tentang kebebasan keberanian kanak-kanak memesona aku bertanya pada ibuku mengapa ia selalu ceritakan kisah yang sedih   3 (orang asing kini menyeringai dalam cermin) apakah Tuhan sungguh turun dari taman firdaus   ibunya berdoa di katedral tercinta Margarete melihat Tuhan tersenyum dalam kepalanya nama-nama pengampunan nama-nama keadilan apa yang lebih dari itu apa ...