Postingan

Menampilkan postingan dari 2025

Pertemuan Pada Sore yang Tidak Biasa (Top 10 Paling Menginspirasi, Cinta dalam Cerita)

Gambar
  Pertemuan Pada Sore yang Tidak Biasa Oleh: Dimarifa Dy   Tak ada yang aku pikirkan selain Arsenna. Bahkan ketika aku tidak berminat lagi pada kehidupan, bahkan jika aku tidak mau memikirkan apa-apa, hidup seperti apa yang harus aku jalani, aku akan melakukan hanya untuk hidup saja. Begitu saja. “Apa kau pernah merasakan sebuah pengalaman yang mengesankan?” Aku akan menjawabnya: “Ya. Aku punya. Sore pada waktu yang itu.” Dengan senyum malu-malu, “waktu pertama kali aku bertemu dengannya.” Kau akan tersenyum juga. Aku ikut tersenyum. Itu hal lumrah, bukan? Semua orang pasti pernah mengalaminya hal pertama yang mengesankan, setidaknya sekali. Entah pada saat kau lulus tes PTN favorid pilihan pertama, ketika kau dinyatakan lulus pada wawancara kerja pada interview pertama, atau pun ketika kau mengunjungi sebuah tempat yang selama ini hanya ada dalam anganmu. “Kalau begitu, pengalaman yang ingin kau hilangkan?” “Sore waktu itu juga,” jawabku lagi. Kenapa? Kau mu...

Sunyi Daun-Daun Para (Juara 1 Lomba FLP Sumsel 2024)

Gambar
  Sunyi Dalam Daun-Daun Para Oleh : Dimarifa Dy   “Kay.” Angin berkesiuran, menerpa kita, kau bersandar padaku, begitu dekat. “Kau lihat anak-anak yang berlarian itu?” “...” “Bahagia, ya?” “Waktu kecil. Aku juga begitu.” “Kau tahu?” Aku tersenyum.”Cita-citaku dulu ingin jadi balerina. Kau terkejut kan? Matamu membulat, pupilmu membesar. Kau pasti terkejut.” Aku tertawa merdu. “Percaya tidak. Aku dulu kurus, gesit dan lincah. Teman-teman SD-ku senang sekali saat pertandingan estafet, aku jadi tim mereka. Kami pasti juara. Kaki panjangku. Sangat berguna pada saat-saat begitu.” “Aku senang.” Aku melirik sekilas. Kau juga menarik bibir, tersenyum. “Mereka juga suka, aku jadi tim mereka saat permainan bola kasti.” “Mereka turut bersorak-sorak jika tim lawan, nge-cap bola itu di belakangku.” “Lucunya, cap itu bertanda kalah, tetapi mereka malah senang. Aneh kan?” Kau menggeleng pelan. Ah kau juga lugu sekali. “Memang tak begitu aneh, sih. Karena a...

Hikayat Burung (Dimuat di Tempo 23-08-2025)

Gambar
  Hikayat Burung (Dimuat di Tempo 23.08.2025)   apakah pada suatu malam kau juga mendengarnya suara yang murni berdoa lamat lamat dikabarkan oleh pembawa kabar yang kebetulan melintas   kabarnya burung-burung kecil di sana mereka tak punya lagi nama untuk terus berevolusi mereka menyamar sebagai ikan yang menulis firasat-firasat lalu dilupakan oleh hujan kita melihat banyak orang yang menyamar menjadi penceramah yang mahir dan menyimpan rahasia dalam umpatan sendiri burung-burung lalu terbang ketika waktu menghilangkan mimpinya pagi ini pengkhotbah menulis lagi dalam pikiranku kemarin apakah yang bertelur dalam mulutku kicaunya juga penuh dusta 2025

Ke Mana Anak-Anak Sina Menghilang (Juara 2 Sharepedia)

Gambar
  Ke Mana Anak-Anak Sina Menghilang?   Ada sebuah legenda. Orang-orang dusun itu percaya pada sebuah cerita yang diceritakan secara turun temurun. Anak-anak yang dilahirkan oleh gadis kampang [1] akan menjadi ikan Semah. Ikan yang terkenal oleh kelezatan dagingnya. “Aku lebih suka anak itu menjadi teratai,” ujarnya, “pun tidak terlihat dari pemukiman yang ‘katanya’ beradab, dia tetap bunga yang elok.” Meniru ucapan umak-nya. Perlambang yang nyata atas paradoks. Keindahan yang tidak memilih tempat untuk hidup. Berkubang dalam kolam yang kotor, menjadi ratu bagi sekitarnya. Sina tentu bebas memilih apa yang dia inginkan. Dia salah satu anak yang disebut dengan sematan kotor itu. Ikut menanggung dosa yang diturunkan sang ibu tapi menolak melupakan kegigihan wanita itu. Melebihi puisi perempuan perkasa yang dia lupa siapa penulisnya. Ibunya melahirkannya sendirian di bukit batu. Wanita itu percaya, ketabahannya akan mengubah nasibnya, untuk kemudian terjatuh ke dalam ju...

Laut (Dimuat di Tempo 21-06-2025)

Gambar
Dimarifa Dy Laut 1 sebelum layar-layar dikembangkan banyak sekali lagu yang dia hafal sebagai tetirah, sebagai maklumat ah waktunya terlalu lama, sayangku aku harap kita tidak asing kerlingmu menjadi kerdip tajamnya tersirat, bukan aku 2 dari anekdot raja-raja sebelumnya disampaikan burung pelintang pulau suara yang beraturan dalam semua unsur sedikit mistis dan penuh keramat orang-orang terus bergerak menari dalam proposisi serbamungkin o, yang tak bebas memilih tak bebas berkata semoga kau tidak bingung akan mati pada laut yang mana dia terus merasa lebih baik dalam segala unsur-unsur atau sebagai apapun ingin dikenang yang tidak hilang sendirian ataupun lenyap dalam ramalan atlantis 3 Ayah pernah sekali mendongeng tentang burung pelintang pulau yang biasanya menjumpai laut entah pada sayap ke berapa apa mungkin laut waktu itu sedang merajuk. Menutup dirinya dengan banyak tabir seolah-olah mereka tak boleh bertemu dan bicara tentang pertanda pulau itu hilang perlahan-lahan  4 dul...