Laut (Dimuat di Tempo 21-06-2025)
Dimarifa Dy
Laut
1
sebelum layar-layar dikembangkan
banyak sekali lagu yang dia hafal
sebagai tetirah, sebagai maklumat
ah waktunya terlalu lama, sayangku
aku harap kita tidak asing
kerlingmu menjadi kerdip
tajamnya tersirat, bukan aku
2
dari anekdot raja-raja sebelumnya
disampaikan burung pelintang pulau
suara yang beraturan dalam semua unsur
sedikit mistis dan penuh keramat
orang-orang terus bergerak
menari dalam proposisi serbamungkin
o, yang tak bebas memilih
tak bebas berkata
semoga kau tidak bingung
akan mati pada laut yang mana
dia terus merasa lebih baik dalam
segala unsur-unsur
atau sebagai apapun ingin dikenang
yang tidak hilang sendirian
ataupun lenyap dalam ramalan atlantis
3
Ayah pernah sekali mendongeng
tentang burung pelintang pulau
yang biasanya menjumpai laut
entah pada sayap ke berapa
apa mungkin laut waktu itu
sedang merajuk. Menutup dirinya
dengan banyak tabir
seolah-olah mereka tak boleh bertemu
dan bicara tentang pertanda
pulau itu hilang perlahan-lahan
4
dulu ada orang mati muda di situ
orang yang asing bagi sabda kemalangan
dia pendiam dan merana dalam kesepian
mayatnya tak dikenal
kau tahu apa yang benar
laut selalu dianggap sesuatu yang baik
dalam segala hal
sekarang ia banjir terkutuk
besoknya dirindukan sebagai lagu romantis
5
suatu hari kami ingat burung camar
membuat formasi V
melihatnya dari balik jendela
yang hanya punya sedikit cahaya
lalu bertemu dalam pekarangan
kesukaan kita
bagaimana bunyinya, Bu?
mereka lupa mengingat keadilan
masing-masing
katanya dunia sudah kiamat
sejak lama sekali
camar itu berguman, apa mungkin
orang-orang itu bereinkarnasi dari batu
2025
.jpg)
Komentar
Posting Komentar