Hikayat Orang Biasa (Tempo 07-12-2024)
orang-orang biasa
yang berjalan dalam hutan
cukup percaya diri,
beberapa rasi dan pohon
ibu memberinya
sebotol jewawut
bapak membekalinya
daun jeruk purut
lainnya mengisi
ransel itu dengan rempah rempah
yang tak bisa
dibedakan mulanya
mereka diajak berpetualang dari siasat
diceritakan sebentar anak-anak tersesat
Hansel mengendap-endap rumah penyihir
Gretel menahan diri untuk tidak menyingkir
perempuan tua tersenyum ramah
membuat bangsal pelancong, berwarna lampion
dari rumah permen dan kue balon
ketika daun daun itu berubah menjadi teh
cukuplah. Kita tidak perlu berdiri di tebing batu
mengumumkannya
cerita selanjutnya sedikit membakar
muncul dari cinta berdebar, terus menebar
berdiri sebagai keramat paling depan
bersikeras terhadap hal yang tak relevan
menyalakan kembang api, menyerahkan akal
asal muasal sang sang anjing penjelmaan dewa
jatuh cinta kepada tuan putri kesepian
sungguh Dayang Sumbi tak pernah menjatuhkan
benang
dia hanya ingin kawin dengan orang yang disukai
kemungkinan pertama
dibuatkan jubah
dihancurkan,
dibentuk, dihancurkan lagi
yang kedua konspirasi
kayangan
seperti yang
dikisahkan oleh skylark
‘Aku merindukan
banyak hal!
Juga masa kecil yang
sengsara itu’
perlahan-lahan orang biasa
kehilangan kenangan
sepanjang perasaan
mereka hentikan
pikiran dari pemikiran begitu
para pelapak habis
kesabaran
orang biasa yang membuka jalan-jalan
sepanjang gedung yang terus berubah
sebagian gembira tersesat tengah-tengah
sebagian bingung, mereka tidak bergerak!
kembang api menyala indah
perempuan tua terus berkomat-kamit
mulanya mereka disuap rempah-rempah
lalu semangkuk pasta saus carbonara
oh mungkin juga sirloin setengah welldone
rekonsiliasi mitos-mitos berbagai wahana
sekalipun para pemuka tidak begitu senang
sekalipun mengganti penjaga stan ramalan
mereka terlalu pemalu untuk mengaku
banyak hal yang mereka tidak mahfum
berjalan beriringan, berteriak-teriak parau
dalam bangunan-bangunan lekang
mereka tak ingat jalan pulang
August 2024

Komentar
Posting Komentar